Dasar Dan Status Program

STT Jakarta bertugas menyelenggarakan studi ilmiah teologi, dengan pengertian bahwa ilmu termaksud melayani tugas panggilan Gereja di Indo-nesia dan tugas panggilan ekumenis. Ada dua akibat yang segera tampak, yakni:

  1. STT Jakarta mendidik dan menyiapkan para pelayan gereja dengan tingkat ilmu teologi yang memadai.
  2. STT Jakarta adalah pusat pembinaan teologi.

Fungsi STT Jakarta pada tahap pertama ialah menyelenggarakan program studi Stratum 1, yakni mendidik para calon sampai tingkat Sarjana. Pada tahap kedua STT Jakarta menyelenggarakan prodi pascasarjana Stratum 2 dan 3, yakni Magister Teologi dan Doktor Teologi, untuk me-ningkatkan keahlian di bidang teologi ataupun ketrampilan pelayanan pas-toral di jemaat, bagi para calon yang mengabdikan diri di perguruan tinggi, gereja, dan masyarakat.

Acuan dan Pedoman Pokok
Acuan dan Pedoman Pokok penyelenggaraan Program Stratum 2 STT Jakarta adalah:

  1. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 2 tahun 1989 (disingkat: UUSPN 2/1989) berikut peraturan-peraturan penjabarannya, antara lain: PP No. 60/1999 tentang pendidikan tinggi, SK Mendiknas No. 232/U/ 2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa/i, SK Mendiknas No. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi, dan SK Mendiknas No. 212/U/1999 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Studi Doktor.
  2. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 berikut turunannya.
  3. Undang-undang Guru dan Dosen No. 14 tahun 2005.
  4. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasi-onal Pendidikan.
  5. Undang-Undang Pendidikan Tinggi No. 12 tahun 2012.
  6. Peraturan Program Master of Theology dari The South East Asia Graduate School of Theology (SEAGST; s.d. Juni 2010) dan ATESEA Theological Union (ATU; mulai Juli 2010).